Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2017Versi 1

PENERAPAN KOMBINASI METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN METODE SIMULASI PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MTS.S MUS CANDUANG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•IAIN Batusangkar•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Permasalahan dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran yang masih jauh dari yang diharapkan. Siswa kurang aktif dalam belajar, rendahnya partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, hasil belajar siswa rendah. Dalam proses pembelajaran bersifat teacher centered, guru masih menggunakan metode konvensional. Metode yang diterapkan menjadikan siswa tidak aktif dalam belajar, guru juga jarang menerapkan kepada siswa kerja kelompok sehingga menyebabkan interaksi siswa dengan siswa lainnya dalam pembelajaran rendah, diantara metode yang bisa membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran adalah kombinasi metode TGT dengan metode simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa lebih baik dengan penerapan kombinasi Metode TGT dengan Metode Simulasi pada materi memahami akhlak tercela riya’ dan nifaq dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas VII MTs.S MUS Canduang. Metode penelitian yaitu eksperimen semu, dengan rancangan penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs.S MUS Canduang tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri 37 orang siswa. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Porposive Sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 37 orang, 19 orang kelas eksperimen dan 18 orang kelas kontrol. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes essay. Berdasarkan hasil penelitian dengan penerapan kombinasi metode TGT dengan metode simulasi pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas VII MTs.S MUS Canduang diperoleh rata-rata hasil belajar Aqidah Akhlak siswa pada kelas eksperimen adalah 82,63 sedangkan, rata-rata kelas kontrol adalah 74,83 dengan persentase ketuntasan pada kelas eksperimen adalah 84,21% dan kelas kontrol yaitu 44,4%. Dari perhitungan diperoleh thitung = 2,18 dan ttabel = 2,02. pada taraf nyata α = 0,05, berarti thitung > ttabel yaitu 2,18 > 2,02. Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini hipotesis yang diterima adalah H1 yang berbunyi “hasil belajar Aqidah Akhlak siswa dengan penerapan kombinasi metode Teams Games Tournament (TGT) dengan metode simulasi lebih baik daripada hasil belajar Aqidah Akhlak siswa dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas VII MTs.S MUS Canduang”.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENERAPAN KOMBINASI METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN METODE SIMULASI PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MTS.S MUS CANDUANG2017 · oai:ais:library-item:73072