Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masifnya penggunaan bahasa gaul dan ragam informal oleh mahasiswa di media sosial, yang dikhawatirkan dapat mengikis standarisasi baku gaya penulisan berita jurnalistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan bahasa gaul (Variabel X) terhadap gaya penulisan berita di media sosial (Variabel Y) oleh mahasiswa Jurnalistik Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Jurnalistik Islam yang aktif memproduksi berita di media sosial. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan pendekatan simple random sampling (formula Slovin dengan e = 10%) sehingga diperoleh sampel sebanyak 37 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner tertutup skala Likert 1–4 yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linier melalui bantuan IBM SPSS Statistics.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gabungan (Grand Mean) variabel penggunaan bahasa gaul berada pada kategori tinggi (97,20%), dan variabel gaya penulisan berita berada pada kategori sangat baik (98,00%). Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai koefisien korelasi (rhitung) sebesar 0,112 dengan nilai signifikansi Sig. (2 tailed) sebesar 0,668 > 0,05. Dengan demikian, H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan bahasa gaul terhadap gaya penulisan berita di media sosial oleh mahasiswa Jurnalistik Islam. Tingkat hubungan antar variabel berada pada kategori sangat rendah (sangat lemah).