Abstrak
Bahasa jurnalistik merupakan unsur penting dalam penulisan berita karena berfungsi menyampaikan informasi secara efektif, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berita yang belum sepenuhnya memenuhi karakteristik bahasa jurnalistik, seperti penggunaan kalimat yang panjang, informasi yang kurang padat, serta penggunaan istilah yang sulit dipahami pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penggunaan bahasa jurnalistik dan menganalisis kesalahan penulisan berita yang tidak sesuai dengan pedoman bahasa jurnalistik pada portal media Jurnalminang.id. Penelitian ini menggunakan teori karakteristik bahasa jurnalistik yang meliputi singkat, padat, jelas, lugas, menarik, dan sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan bahasa jurnalistik dalam penulisan berita di Jurnalminang.id telah memenuhi enam karakteristik bahasa jurnalistik, yaitu singkat, padat, jelas, lugas, menarik, dan sederhana. Namun, pada beberapa berita masih ditemukan kesalahan penulisan yang dominan pada indikator singkat, padat, menarik, dan sederhana. Kesalahan tersebut berupa penggunaan kalimat yang terlalu panjang, informasi yang terlalu rinci, kurangnya daya tarik berita, serta penggunaan istilah teknis yang sulit dipahami pembaca. Secara umum, Jurnalminang.id telah menerapkan bahasa jurnalistik dengan baik, namun masih perlu meningkatkan konsistensi dalam penulisan berita.