Abstrak
Tisca Anggrina, NIM 2230302060. Judul Skripsi “Penggunaan Second Account Instagram sebagai Media Presentasi Diri Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar. 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan lebih dari satu akun Instagram oleh mahasiswa, khususnya penggunaan main account dan second account sebagai ruang untuk menampilkan identitas diri yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan presentasi diri mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah pada main account dan second account Instagram serta mendeskripsikan pengelolaan front stage dan back stage dalam penggunaan kedua akun tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Analisis penelitian menggunakan perspektif teori dramaturgi Erving Goffman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan presentasi diri mahasiswa pada main account dan second account Instagram. Pada main account, mahasiswa cenderung menampilkan konten yang lebih terkontrol, seperti kegiatan akademik, momen penting, foto yang telah dipilih, serta aktivitas yang dianggap positif dan layak diketahui oleh khalayak yang lebih luas. Sementara itu, second account digunakan untuk membagikan aktivitas sehari-hari, pemikiran pribadi, curahan perasaan, dan konten yang lebih spontan serta personal. Dalam perspektif dramaturgi, main account berperan sebagai front stage karena digunakan untuk menampilkan citra diri yang lebih terjaga sesuai dengan harapan audiens, sedangkan second account berperan sebagai back stage yang memberikan ruang lebih nyaman bagi mahasiswa untuk mengekspresikan diri secara lebih bebas dan personal. Mahasiswa juga melakukan pengelolaan kesan melalui pemilihan followers dan pengaturan privasi akun. Dengan demikian, penggunaan dua akun Instagram menjadi strategi mahasiswa dalam mengelola presentasi diri sesuai dengan karakteristik audiens dan konteks interaksi sosial yang dihadapi.