Abstrak
Hamid Afifurrahman. NIM 2230302024, Judul Skripsi. ‘‘Peran Ninik Mamak dalam Membangun Makna Komunikasi Adat pada Prosesi Baralek di Desa Talawi Mudik, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto’’. Program Sarjana Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran ninik mamak dalam mempertahankan keberlangsungan komunikasi adat pada prosesi baralek di tengah perubahan sosial yang memengaruhi cara masyarakat, khususnya generasi muda, memahami nilai dan simbol adat Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ninik mamak sebagai komunikator adat, menganalisis proses pembentukan makna komunikasi adat melalui bahasa adat, petatah-petitih, dan simbol budaya, serta menganalisis tantangan dalam mempertahankan makna komunikasi adat di tengah perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ninik mamak memiliki peran multidimensi sebagai komunikator budaya, mediator makna, pendidik, dan penjaga legitimasi adat. Makna komunikasi adat pada prosesi baralek dibangun melalui interaksi sosial, penggunaan bahasa adat, petatah-petitih, simbol budaya, serta proses interpretasi yang berlangsung secara bersama antara ninik mamak dan masyarakat. Makna tersebut bersifat dinamis dan terus dinegosiasikan sesuai dengan pengalaman sosial dan perkembangan masyarakat. Tantangan utama yang ditemukan bukan hanya berkurangnya pemahaman terhadap bahasa adat, tetapi juga melemahnya proses pewarisan pemahaman dan interpretasi terhadap makna filosofis petatah-petitih, pasambahan, dan simbol adat kepada generasi muda. Dalam menghadapi kondisi tersebut, ninik mamak melakukan pembinaan adat, musyawarah, kegiatan wirid adat, penjelasan ulang makna simbol, dan pelibatan generasi muda dalam prosesi adat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ninik mamak tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pidato adat, tetapi sebagai aktor utama yang membangun, menafsirkan, menegosiasikan, dan mewariskan makna komunikasi adat. Peran tersebut menjadikan ninik mamak sebagai penghubung antara nilai-nilai adat yang diwariskan dengan kondisi sosial masyarakat yang terus berubah, sehingga keberlangsungan nilai budaya Minangkabau tetap terjaga.