Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi interpersonal dalam membangun dan mempertahankan keharmonisan hubungan pernikahan. Film Wedding Agreement dipilih sebagai objek penelitian karena menampilkan komunikasi interpersonal antara tokoh utama yang menjalani pernikahan karena perjodohan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal tokoh utama dalam konflik pernikahan serta menjelaskan bagaimana tahapan naratif membingkai perubahan komunikasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis naratif Tzvetan Todorov. Data primer diperoleh dari film Wedding Agreement (2019), sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, skripsi, dan sumber ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi terhadap adegan, dialog, dan interaksi tokoh. Analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan adegan berdasarkan tahapan naratif Todorov, kemudian dianalisis menggunakan aspek komunikasi interpersonal Joseph A. DeVito. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara Bian dan Tari mengalami perubahan pada setiap tahapan naratif. Pada tahap awal, komunikasi didominasi oleh penolakan, kekecewaan, dan jarak emosional yang tercermin melalui keterbukaan yang bersifat negatif. Pada tahap konflik, keterbukaan berkembang menjadi penyampaian perasaan dan pengalaman pribadi disertai meningkatnya aspek kesetaraan. Pada tahap akhir, komunikasi berkembang ke arah yang lebih positif melalui munculnya kejujuran, empati, dukungan, penghargaan, dan penerimaan antarpasangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal berperan penting dalam proses penyelesaian konflik serta pembentukan hubungan pernikahan yang lebih terbuka, saling memahami, saling mendukung, dan setara. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Konflik Pernikahan, Analisis Naratif, Wedding Agreement, Tzvetan Todorov