Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2016Versi 1

Undang-Undang No. 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum & Undang-Undang No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung

Koleksi Perpustakaan•Galangpress Publisher•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Permasalahan tentang bangunan ternyata tak pernah ada habisnya. Guna menghadapi berbagai permasalahan tersebut, semakin banyak refrensi yang kita butuhkan. Bagi yang belum menghadapi permasalahan menyangkut bangunan yang dimiliki karena tanah yang menjadi alasnya akan diminta pemerintah guna pembangunan bangunan yang diperuntukkan kepentingan umum, mungkin merasa tidak memerlukan refrensi ini. Namun, bagi yang tengah menghadapi permasalahan ini di tengah gencarnya program pembangunan pemerintah, membangun bangunan untuk kepentingan umum, refrensi ini sangatlah penting. Undang-undang No. 2 Tahun 2012 menjelaskan bahwa pemilik tanah dan bangunan tidak hanya akan mendapatkan ganti rugi atas tanah dan bangunannya saja. Masih ada beberapa hal yang harus diberikan pemerintah sebagai ganti rugi ketika akan meminta tanah dan bangunan yang sudah menjadi hak milik perorangan. Selain itu, dalam buku ini akan diberikan pula Undang-undang No. 28 Tahun 2002 yang menjelaskan pelbagai ketentuan menyangkut pembangunan sebuah bangunan gedung rumah tinggi sampai gedung bertingkat, mulai dari berbagai persyaratan membangun, pemanfaatan, dan pemeliharaannya. Bahkan, dijelaskan pula sanksi yang akan dikenakan bila bangunan tersebut dibangun tidak sesuai dengan fungsinya atau tidak laik fungsi. Kami sertakan pula beberapa Undang-Undang dan Peraturan Daerah di beberapa daerah terkait pembangunan sebuah bangunan dalam CD sebagai bonus. Buku terbitan GalangPress (Galangpress Group).

Kata kunci

Law

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Undang-Undang No. 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum & Undang-Undang No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung2016 · oai:ais:library-item:60751

Publikasi terkait