Abstrak
Nadatul Husnah, NIM. 2230306056 judul skripsi “Hubungan Antara Problematic Internet Use dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMAN 1 Sungayang”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2026, 98 halaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya intensitas penggunaan internet di kalangan remaja, termasuk siswa sekolah menengah atas, seiring dengan perkembangan teknologi. Penggunaan internet yang berlebihan dan tidak terkendali dapat berkembang menjadi problematic internet use, yaitu pola penggunaan internet yang ditandai oleh pikiran dan perilaku maladaptif sehingga menimbulkan konsekuensi negatif dalam kehidupan individu. Kondisi ini diduga berkaitan dengan munculnya prokrastinasi akademik, yaitu kecenderungan menunda memulai maupun menyelesaikan tugas-tugas akademik secara sengaja meskipun individu menyadari adanya konsekuensi negatif dari penundaan tersebut. Fenomena ini ditemukan pada siswa SMAN 1 Sungayang, di mana siswa cenderung lebih memilih beraktivitas di internet dibandingkan menyelesaikan tugas sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara problematic internet use dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMAN 1 Sungayang. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi penelitian berjumlah 424 siswa kelas XI dan XII, dengan jumlah sampel sebanyak 81 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala problematic internet use berdasarkan aspek berdasarkan teori (Caplan, 2003) dan prokrastinasi akademik berdasarkan teori Ferrari et al.,(1995). Teknik analisis data menggunakan korelasi rank spearman dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara problematic internet use dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMAN 1 Sungayang (r=0,533; p=0,0000,05). Artinya, semakin tinggi tingkat problematic internet use pada siswa, maka semakin tinggi pula kecenderungan prokrastinasi akademiknya, dan sebaliknya semakin rendah tingkat problematic internet use pada siswa, maka kecenderungan prokrastinasi akademik juga semakin rendah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat problematic internet use dan prokrastinasi akademik pada siswa SMAN 1 Sungayang berada pada kategori sedang. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis null (H0) ditolak.