Abstrak
Kurnia aprianti, NIM 2130105025 Judul Skripsi “Pengaruh Problem Based Learning Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di SMAN 2 Batusangkar”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMAN 2 Batusangkar, yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional (berpusat pada guru) serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam memecahkan soal berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi lebih baik dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan rancangan randomized control group only design. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling, di mana terpilih satu kelas sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model problem based learning berbasis pembelajaran berdiferensiasi dan satu kelas sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk uraian (essay) yang telah divalidasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t karena data berdidtribusi normal dan memiliki variansi homogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil tes akhir, di mana rata-rata nilai kelas eksperimen adalah 69,82 dan kelas kontrol adalah 57,00. Berdasarkan pengujian hipotesis (uji-t), diperoleh nilai t_hitung sebesar 4,0447 yang lebih besar dari nilai t_tabel (1,9983) pada taraf signifikansi 0,05. Hal ini berarti H_0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi secara signifikan lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional di SMAN 2 Batusangkar