Abstrak
Rahmatul Hayati, NIM 2230101120, Judul skripsi: “Pelaksanaan Esktrakurikuler Hizbul Wathan dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di MTsS Muhammadiyah Pangkalan Koto Baru Kab. Lima Puluh Kota”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Pendidikan Agama Islam dapat berkontribusi dalam membentuk karakter religius siswa melalui penanaman nilai keimanan, ketaqwaan, akhlak, dan disiplin. Pembentukan karakter religius tidak cukup dengan melalui pembelajaran teori saja, tetapi juga didukung dengan pembiasaan, keteladanan dan praktik langsung seperti ekstrakurikuler Hizbul Wathan. Di MTsS Muhammadiyah Pangkalan Koto Baru, Hizbul Wathan dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan yang dapat membentuk siswa lebih religius dan berakhlak mulia. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan ekstrakurikuler Hizbul Wathan, karakter religius yang terbentuk melalui ekstrakurikuler Hizbul Wathan, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan ekstrakurikuler Hizbul Wathan. Jenis Penelitian yang Peneliti gunakan adalah Penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang merupakan penelitian yang menggambarkan peristiwa atau fenomena secara mendalam yang terjadi di lapangan. Dalam pengumpulan data Peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data Peneliti menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga melakukan pengecekan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan ekstrakurikuler Hizbul Wathan di MTsS Muhammadiyah Pangkalan Koto Baru berjalan dengan lancar melalui beberapa tahapan seperti perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Ekstrakurikuler Hizbul Wathan ini berperan penting dalam pembentukan karakter religius pada siswa, hal tersebut terbukti dengan meningkatnya kebiasaan berdo’a, sholat berjamaah, bersikap jujur, ikhlas, sabar, dan disiplin. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari faktor pendukung seperti dukungan dari pihak madrasah, ketersediaan sarana prasarana, peran aktif Pembina, partisipasi dan minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler Hizbul Wathan. Namun dibalik itu juga ada yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan ekstrakurikuler Hizbul Wathan, yaitu keterbatasan waktu, kurangnya minat dan partisipasi siswa, jarak rumah siswa dengan sekolah yang jauh, dan kondisi cuaca yang tidak menentu.