Abstrak
Lelen Novita, NIM 2230101064. Skripsi berjudul “Penerapan Metode Talaqqi dan Latihan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa pada Mata Pelajaran PAI BP Kelas VII SMP Negeri 25 Sijunjung.” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an siswa yang terlihat pada aspek tajwid, makharijul huruf, mad, dan ghunnah. Padahal guru menggunakan metode talaqqi namun belum mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan bahwa metode talaqqi membutuhkan bantuan metode lain diantaranya metode latihan terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca Al-Qur’an antara siswa yang menggunakan metode talaqqi dan latihan terbimbing dengan siswa yang menggunakan metode baca simak klasikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 48 siswa yang terdiri atas 29 siswa kelompok eksperimen dan 19 siswa kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest berdasarkan empat indikator kemampuan membaca Al-Qur’an. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U test untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca Al-Qur’an antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca Al-Qur’an antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada keempat indikator. Pada indikator tajwid diperoleh nilai signifikansi 0,012 0,05, dengan rata-rata skor kelas eksperimen sebesar 72,88 dan kelas kontrol sebesar 64,75. Pada indikator makharijul huruf diperoleh nilai signifikansi 0,007 0,05, dengan rata-rata skor kelas eksperimen sebesar 74,29 dan kelas kontrol sebesar 65,92. Pada indikator mad diperoleh nilai signifikansi 0,003 0,05, dengan rata-rata skor kelas eksperimen sebesar 75,75 dan kelas kontrol sebesar 63,67. Pada indikator ahkamul huruf diperoleh nilai signifikansi 0,001 0,05, dengan rata-rata skor kelas eksperimen sebesar 75,67 dan kelas kontrol sebesar 65,50. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima, sehingga terdapat perbedaan kemampuan tajwid, makharijul huruf, mad, dan ahkamul huruf antara siswa yang menggunakan metode talaqqi dan latihan terbimbing dengan siswa yang menggunakan metode baca simak klasikal. Metode talaqqi dan latihan terbimbing dapat menjadi salah satu alternatif dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Kata Kunci: Metode Talaqqi, Latihan Terbimbing, Kemampuan Membaca Al-Qur’an.