Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

KEMANDIRIAN ISTRI DAN RELEVANSINYA TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA: STUDI KASUS DI JORONG PANTI KECAMATAN RAMBATAN KABUPATEN TANAH DATAR

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Wina Oktaviani, NIM 2230201052, Judul Skripsi “Kemandirian Istri dan Relevansinya Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga: Studi Kasus Di Jorong Panti Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar” Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemandirian istri dalam bidang ekonomi serta dampaknya terhadap keharmonisan keluarga. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya keterlibatan istri dalam membantu perekonomian keluarga yang berpotensi memengaruhi hubungan suami dan istri. Di satu sisi, istri yang bekerja dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga, namun di sisi lain dapat menimbulkan permasalahan, seperti berkurangnya komunikasi, perselisihan, dan ketidakharmonisan rumah tangga. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa terdapat keluarga yang tetap harmonis meskipun istri bekerja, sementara sebagian lainnya mengalami konflik yang berujung pada ketidakharmonisan. Perbedaan kondisi tersebut menjadi alasan penting untuk mengkaji dampak kemandirian istri terhadap keharmonisan keluarga. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian kualitatif yang dilaksanakan melalui penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap tiga belas informan yang terdiri dari empat orang suami, lima orang istri, dua orang anak, ibu dari suami, dan ipar dari pasangan tersebut. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian istri diwujudkan dalam bentuk bekerja sebagai petani, pedagang, cleaning service, dan Yakult Lady. Kemandirian tersebut memberikan dampak positif berupa terbantunya ekonomi keluarga, meningkatnya kesejahteraan keluarga, terciptanya kerja sama antar anggota keluarga, dan tersalurkannya hobi istri. Namun, di sisi lain juga ditemukan dampak negatif, seperti kurangnya komunikasi, istri merasa superior terhadap suami, terjadinya perselingkuhan, serta perilaku nusyuz. Selain itu, pandangan suami terhadap istri yang bekerja terbagi menjadi tiga, yaitu pandangan mendukung penuh, pandangan campuran atau tidak konsisten, dan pandangan menolak. Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, istri diperbolehkan bekerja selama tidak mengabaikan hak dan kewajibannya dalam rumah tangga serta tidak menghilangkan kewajiban suami sebagai pemberi nafkah. Oleh karena itu, kemandirian istri pada dasarnya dapat mendukung terwujudnya keharmonisan rumah tangga apabila dilandasi oleh pelaksanaan hak dan kewajiban suami istri secara seimbang guna mencapai tujuan perkawinan, yaitu terciptanya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Kata Kunci: Kemandirian Istri, Keharmonisan Keluarga, Ekonomi Keluarga

Kata kunci

Kemandirian Istri, Keharmonisan Keluarga, Ekonomi Keluarga

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1KEMANDIRIAN ISTRI DAN RELEVANSINYA TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA: STUDI KASUS DI JORONG PANTI KECAMATAN RAMBATAN KABUPATEN TANAH DATAR2026 · oai:ais:skripsi:13083