Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Strategi Konseling Individu Oleh Guru BK dalam Mengatasi Culture Shock Santri Kelas X di Madrasah Aliyah Al-Uyun Rangkasbitung Banten

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•BIMBINGAN DAN KONSELING PENDIDIKAN ISLAM (S2)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Ayu Auliya, 2026. NIM 222052003 dalam tesis berjudul Strategi Konseling Individu oleh Guru BK dalam Mengatasi Culture shock Santri Kelas X di Madrasah Aliyah Al-Uyun Rangkasbitung Banten. Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai strategi konseling individu yang diterapkan oleh Guru Bimbingan dan Konseling dalam mengatasi culture shock santri kelas X. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk permasalahan culture shock yang dialami santri, strategi konseling individu yang digunakan Guru BK, hasil penerapan strategi tersebut, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan latar MA Al-Uyun Rangkasbitung Banten. Subjek penelitian terdiri dari Guru BK, pengurus pondok, dan santri kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun uji keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri kelas X mengalami culture shock yang ditandai dengan gejala emosional, sosial, dan perilaku, terutama pada tahap crisis. Strategi konseling individu yang diterapkan Guru BK diimplementasikan melalui model pelaksanaan konseling yang sistematis, meliputi tahapan assessment, goal setting, implementasi, evaluasi, dan terminasi. Dalam pelaksanaannya, Guru BK menggunakan berbagai pendekatan dan teknik konseling yang disesuaikan dengan kebutuhan santri, meliputi pendekatan Cognitive Behavioral dan pendekatan non-direktif, serta teknik self-management, self-monitoring, self-reward, empati, dan validasi perasaan. Implementasi strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kestabilan emosi, kemandirian, dan kemampuan adaptasi santri. Keberhasilan strategi dipengaruhi oleh faktor pendukung berupa dukungan lingkungan pesantren dan motivasi internal santri, serta faktor penghambat berupa stigma negatif terhadap layanan BK dan keterbatasan waktu. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi konseling individu yang diterapkan Guru BK efektif dalam membantu santri mengatasi culture shock apabila diimplementasikan melalui model pelaksanaan konseling yang sistematis serta didukung oleh pemilihan pendekatan dan teknik konseling yang disesuaikan dengan karakteristik permasalahan dan tahapan adaptasi santri. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis terhadap penguatan kajian culture shock dan konseling individu dalam konteks pesantren, serta implikasi praktis bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling di lingkungan pondok pesantren.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Strategi Konseling Individu Oleh Guru BK dalam Mengatasi Culture Shock Santri Kelas X di Madrasah Aliyah Al-Uyun Rangkasbitung Banten2026 · oai:ais:skripsi:13630