Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Phubbing Pada Siswa di SMKN 1 Solok

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Bimbingan Konseling•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Hafiz Imam Irsyad, NIM 2030108025, Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Phubbing pada Siswa Di SMKN 1 Solok, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Perkembangan teknologi informasi turut memunculkan perilaku phubbing di kalangan siswa, yaitu kecenderungan mengabaikan lawan bicara karena lebih memilih fokus pada smartphone. Perilaku ini berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar dan kualitas komunikasi interpersonal, serta menimbulkan perasaan diabaikan dan terisolasi pada siswa, termasuk di SMKN 1 Solok. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru BK dalam mengatasi perilaku phubbing pada siswa di SMKN 1 Solok serta bentuk layanan bimbingan dan konseling yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMKN 1 Solok pada bulan April 2025 sampai dengan Juli 2026, dengan subjek penelitian sebanyak lima orang guru Bimbingan dan Konseling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai peran guru BK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK menjalankan perannya secara komprehensif melalui tujuh peran yang saling melengkapi, yaitu sebagai pembimbing, informator, penasehat, pelaksana konseling, konsultan, kolaborator, dan pelaksana referral, yang dijalankan secara terpadu dalam penanganan yang bersifat preventif, kuratif, dan pengembangan. Layanan bimbingan dan konseling yang diberikan meliputi layanan informasi, bimbingan kelompok, konseling individu, konsultasi, serta kolaborasi dan pembinaan penggunaan gadget, yang dilaksanakan secara adaptif sesuai kebutuhan siswa. Layanan-layanan tersebut terbukti efektif meningkatkan kesadaran siswa terhadap dampak negatif phubbing, mendorong penggunaan smartphone yang lebih bijak, serta memperbaiki kualitas interaksi sosial siswa di sekolah.

Kata kunci

Peran guru BK, phubbing, layanan bimbingan dan konseling, siswa SMK

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Phubbing Pada Siswa di SMKN 1 Solok2026 · oai:ais:skripsi:13236

Publikasi terkait