Abstrak
ABSTRAK MUHAMMAD ARRAZI. 2026. NIM. 222011032. Judul Tesis: “Manajemen Integrasi Kurikulum Keagamaan Pesantren dan Madrasah Di Pondok Pesantren Jabal Rahmah Koto Baru Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus (UIN) Batusangkar. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional menghadapi tantangan untuk memadukan keunggulan penguasaan kitab kuning dengan tuntutan pendidikan formal nasional. Kurikulum pesantren dan madrasah yang terpisah/oposisi dapat menimbulkan beban ganda bagi santri dan melemahkan identitas pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam manajemen integrasi kurikulum pesantren dan madrasah yang diterapkan di Pondok Pesantren Jabal Rahmah, meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama: 1) Perencanaan integrasi dilakukan dengan menyelaraskan tujuan kurikulum pada visi bersama untuk mewujudkan pendidikan keagamaan yang mandiri dan melahirkan santri berkualitas yang menguasai IMTAQ dan IPTEK, serta mengorganisasikan isi kurikulum melalui pemetaan dan penyelarasan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dengan materi kitab dalam kerangka Model Shared yang tidak melebur, melainkan saling melengkapi. 2) Pelaksanaan integrasi diwujudkan melalui penyatuan kalender akademik dan rencana kegiatan akademik yang proporsional, serta supervisi kolaboratif antara pimpinan pesantren, kepala bagian pesantren dan kepala yang berlapis, humanis, dan dilandasi akuntabilitas tradisi sanad keilmuan. 3) Evaluasi integrasi CIPP (Context, Input, Process, Product) yang digunakan sebagai pisau analisis, peneliti menemukan bahwa, a) evaluasi konteks menilai keselarasan dengan kebutuhan internal dan eksternal, b) evaluasi input memetakan kesiapan SDM dan sarana, c) evaluasi proses dilakukan secara bulanan, insidentil, dan supervisi kelas, serta d) evaluasi produk mengukur capaian akademik dan penguasaan kitab secara terpisah namun dianalisis bersama. Kesimpulannya, manajemen integrasi kurikulum di Pondok Pesantren Jabal Rahmah membentuk sistem koheren berbasis Model Shared (berbagi), di mana madrasah berfungsi sebagai penguat (supporting system) bagi pesantren, sistem evaluasi paralel yang dipadukan dalam analisis holistik menjadi kunci keberhasilan integrasi.