Abstrak
ABSTRAK Yona Eliza, NIM 2230402084, Judul Skripsi “Pengaruh Pendidikan Dan Kesehatan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Provinsi Sumatera Barat: Peran Variabel Moderating PDRB Per Kapita” Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan penelitian ini adalah adanya inkonsistensi antara teori pembangunan manusia dan data empiris di Provinsi Sumatera Barat, di mana peningkatan pendidikan dan kesehatan tidak selalu diikuti oleh kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) maupun PDRB per kapita. Kondisi ini menunjukkan hubungan yang kompleks antarvariabel sehingga perlu dikaji lebih lanjut dengan memasukkan PDRB per kapita sebagai variabel moderasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan kesehatan terhadap IPM dengan PDRB per kapita sebagai variabel moderating. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif, sumber data dalam penelitian ini dari BPS Provinsi Sumatera Barat, dan teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA), jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Pada penelitian ini yang menjadi variabel independennya yaitu Pendidikan dan kesehatan, sedangkan variabel dependen adalah Indeks pembangunan manusia, dan variabel interaksi adalah PDRB per kapita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel pendidikan berpengaruh terhadap IPM di Kabupaten/ Kota Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2010-2024, sedangkan variabel kesehatan tidak berpengaruh terhadap IPM di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2010-2024, dan PDRB per kapita mempunyai pengaruh terhadap IPM di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2010-2024. Dan pada uji MRA mendapatkan bahwa variabel PDRB per kapita mampu memoderasi hubungan antara Pendidikan terhadap IPM, dan PDRB per kapita tidak mampu memoderasi hubungan kesehatan terhadap IPM di provinsi sumatera barat, dan secara simultan Pendidikan, kesehatan, dan PDRB per kapita berpengaruh terhadap IPM di provinsi sumatera barat sebesar 90,81 % dan sisa nya sebesar 9,19 % di pengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.