Abstrak
Azizah Firdayanti, NIM 2230102006 (2026). Judul Skripsi: “Pelaksanaan Program Mufradat Yaumiyyah dalam meningkatkan Maharah Kalam di Pondok Pesantren Al-Mumtaz Muhammadiyah Solok”. Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan mufradāt sebagai dasar dalam meningkatkan maharah kalam (keterampilan berbicara) bahasa Arab di lingkungan pesantren. Pondok Pesantren Al-Mumtaz Muhammadiyah Solok menerapkan Program Mufradat Yaumiyyah sebagai program pembiasaan bahasa Arab yang bertujuan menciptakan lingkungan berbahasa sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi santri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Pelaksanaan Program Mufradat Yaumiyyah dalam meningkatkan maharah kalam, (2) Peran Program Mufradat Yaumiyyah dalam meningkatkan maharah kalam, dan (3) Faktor-faktor pendukung serta penghambat pelaksanaan Program Mufradat Yaumiyyah di pondok Pesantren Al-Mumtaz Muhammadiyah Solok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber datanya terdiri atas pimpinan pesantren, anggota bagian bahasa, ustaz/ustazah pembina bahasa, serta santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Program Mufradat Yaumiyyah dilaksanakan secara terstruktur melalui pemberian kosakata baru secara rutin, pengulangan, hafalan, praktik percakapan, evaluasi berkala, serta penerapan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari sehingga menciptakan lingkungan bahasa yang kondusif; (2) Program Mufradat Yaumiyyah berperan dalam meningkatkan maharah kalam santri, yang ditandai dengan bertambahnya penguasaan kosakata, meningkatnya keberanian berkomunikasi menggunakan bahasa Arab, kelancaran berbicara, serta kemampuan menggunakan kosakata sesuai konteks; dan (3) faktor pendukung pelaksanaan program meliputi komitmen pimpinan pesantren, peran aktif bagian bahasa dan ustaz pembina, lingkungan berbahasa (bi'ah lughawiyyah), serta kedisiplinan santri. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan awal santri, kurangnya motivasi sebagian santri, keterbatasan penguasaan kosakata, serta belum konsistennya penggunaan bahasa Arab oleh sebagian santri dalam komunikasi sehari-hari.