Abstrak
Mardha Tillah, NIM 2230402040, judul Skripsi “Pengaruh Konsumsi Rumah Tangga Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Inflasi Di Indonesia” Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara tingkat inflasi dengan sasaran yang telah ditetapkan. Pada tahun 2022 inflasi di Indonesia tercatat sebesar 4,21% sementara sasarannya berada pada 3%. Realisasi inflasi lebih tinggi 1,21% dari target yang telah ditetapkan. Menurut teori Keynes, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah sebagai komponen permintaan agregat dapat meningkatkan tekanan inflasi ketika pertumbuhannya tidak diimbangi oleh peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah terhadap inflasi di Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik domentasi menggunakan data sekunder berbentuk time series periode 1992–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan World Bank. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25 untuk menganalisis pengaruh konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah terhadap inflasi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap inflasi di Indonesia. Konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah secara simultan (bersama-sama) berpengaruh terhadap inflasi di Indonesia. Konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah dalam penelitian ini memberikan kontribusi sebesar 45,4% dalam menjelaskan perubahan tingkat inflasi, yang mengimplikasikan bahwa peningkatan konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah dapat meningkatkan barang dan jasa yang berpotensi mendorong inflasi.