Abstrak
Widya Putri Dewi Permata Sari, NIM. 2230401122, Judul “Pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah Periode 2021–2024”. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, tahun akademik 2026. Masalah dalam penelitian ini tingkat profitabilitas Bank Umum Syariah yang tercermin melalui Return On Asset (ROA) selama periode 2021–2024. Profitabilitas bank dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) sebagai indikator fungsi intermediasi bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh NPF terhadap ROA, pengaruh FDR terhadap ROA, serta pengaruh NPF dan FDR secara simultan terhadap ROA pada Bank Umum Syariah periode 2021–2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan. Populasi penelitian adalah seluruh Bank Umum Syariah di Indonesia yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan sampel sebanyak 13 bank yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 208 observasi data panel selama periode 2021-2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan bantuan program Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, NPF tidak berpengaruh terhadap ROA. Sementara itu, FDR berhubungan positif dan berpengaruh terhadap ROA. Secara simultan, NPF dan FDR berpengaruh terhadap ROA, meskipun kemampuan kedua variabel dalam menjelaskan variasi ROA masih tergolong rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa pengelolaan likuiditas melalui FDR yang optimal lebih berperan penting dalam meningkatkan profitabilitas Bank Umum Syariah dibandingkan pengendalian tingkat pembiayaan bermasalah (NPF). Kata Kunci: Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return On Asset (ROA), Bank Umum Syariah.