Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pembelajaran qur'an dengan menggunakan metode tartil dalam meningkatkan kemampuan membaca al-qur'an santri di rumah tahfiz dengan hati pagaruyung

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Ikhwanul Ibnu Zaqi. NIM 2130101050. Pembelajaran Metode Tartil dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Santri di Rumah Tahfiz Dengan Hati Pagaruyung. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya santri yang mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah yang benar, terutama dalam ketepatan makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, panjang pendek bacaan, kelancaran, dan kefasihan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pembelajaran yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Salah satu metode yang digunakan di Rumah Tahfiz Dengan Hati Pagaruyung adalah metode tartil yang menekankan pembacaan Al-Qur’an secara perlahan, jelas, tepat, dan sesuai dengan kaidah tajwid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran metode tartil dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri di Rumah Tahfiz Dengan Hati Pagaruyung, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta perkembangan kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pengelola, guru, dan santri di Rumah Tahfiz Dengan Hati Pagaruyung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran metode tartil di Rumah Tahfiz Dengan Hati Pagaruyung dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing santri. Pada tahap perencanaan, guru menentukan target, materi, metode, serta menyesuaikan pembelajaran dengan kemampuan santri. Pada tahap pelaksanaan, guru memberikan contoh bacaan, santri menirukan bacaan, kemudian membaca secara individual dengan bimbingan dan koreksi langsung dari guru. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui penyimakan bacaan, pengulangan, koreksi kesalahan, serta evaluasi kenaikan jilid. Kemampuan membaca Al-Qur’an santri menunjukkan perkembangan yang cukup baik setelah mengikuti pembelajaran metode tartil. Perkembangan tersebut terlihat pada ketepatan makharijul huruf, kelancaran, dan kefasihan membaca. Namun, sebagian santri masih memerlukan pembinaan dan latihan secara berkelanjutan dalam penerapan hukum tajwid, terutama dalam membedakan panjang pendek bacaan, hukum ghunnah, dan beberapa hukum bacaan lainnya. Dengan demikian, pembelajaran metode tartil memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an santri melalui proses pembelajaran yang bertahap, pemberian contoh bacaan, koreksi langsung, latihan berulang, dan evaluasi berkelanjutan. Kata Kunci: Pembelajaran, Metode Tartil, Kemampuan Membaca Al-Qur’an, Santri

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pembelajaran qur'an dengan menggunakan metode tartil dalam meningkatkan kemampuan membaca al-qur'an santri di rumah tahfiz dengan hati pagaruyung2026 · oai:ais:skripsi:13005