Abstrak
Silvia Wahyu, NIM 2230401111. Judul Skripsi: “Pengaruh Kecukupan Modal dan Risiko Pembiayaan terhadap Likuiditas pada Bank Umum Syariah di Indonesia”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya fenomena peningkatan likuiditas Bank Umum Syariah yang tidak selalu sejalan dengan perubahan tingkat kecukupan modal dan risiko pembiayaan. Secara teoritis, kecukupan modal yang tinggi dan risiko pembiayaan yang rendah seharusnya dapat meningkatkan kemampuan bank dalam menjaga likuiditas. Namun, kondisi empiris menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara teori dan realitas, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh kecukupan modal dan risiko pembiayaan terhadap likuiditas Bank Umum Syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bank Umum Syariah yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2021–2025 dengan jumlah yang bersumber dari laporan keuangan triwulanan degan total 216 obsevasi penelitian. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel yang diolah menggunakan aplikasi Eviews 12. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecukupan modal yang diukur dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) dan risiko pembiayaan yang diukur dengan Non Performing Financing (NPF) terhadap likuiditas yang diukur dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial CAR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap FDR. Sementara itu, NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap FDR. Secara simultan, CAR dan NPF berpengaruh signifikan terhadap FDR. Temuan ini menunjukkan bahwa kecukupan modal merupakan faktor yang berperan dalam memengaruhi likuiditas Bank Umum Syariah,sedangkan risiko pembiayaan belum terbukti memberikan pengaruh yang signifikan secara parsial. Oleh karena itu, bank perlu menjaga kecukupan modal secara optimal serta tetap mengelola risiko pembiayaan dengan baik untuk mendukung stabilitas likuiditas.