Abstrak
Indra Gusdianto, NIM 2230403053. Judul skripsi: “Pengaruh Green Accounting Dan Kinerja Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Indonesia Sharia Stock Index Tahun 2023-2024)”. Skripsi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Program Studi Akuntansi Syariah Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh green accounting dan kinerja lingkungan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) tahun 2023-2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan terhadap perusahaan yang terdaftar di Indonesia sharia stock index (ISSI) dengan jumlah sampel sebanyak 17 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi laporan tahunan dan laporan berkelanjutan dari situs resmi BEI. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji chow, uji hausman, uji Breusch pagan LM, uji asumsi klasik, uji regresi berganda dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis regresi data panel dengan menggunakan Common Effect Model terhadap 17 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) periode 2023–2024. Secara parsial, green accounting tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, yang ditunjukkan oleh nilai probabilitas sebesar 0,8642 > 0,05 dengan nilai t-hitung -0,172465 t-tabel 1,76131. Demikian pula, kinerja lingkungan yang diukur melalui peringkat PROPER tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, dengan nilai probabilitas sebesar 0,4982 > 0,05 dan nilai t-hitung -0,685377 t-tabel. Secara simultan, green accounting dan kinerja lingkungan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, yang dibuktikan dengan nilai F-hitung sebesar 4,622 dan nilai signifikansi sebesar 0,014 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,043 atau 4,32% menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi kinerja keuangan sebesar 4,32%, sedangkan sisanya 95,68% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.