Abstrak
Lenna Sari NIM 2230403061. Judul skripsi : ”pengaruh kinerja keuangan terhadap Financial Distress pada perusahaan sektor pertanian subsektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021-2024. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap Financial Distress pada perusahaan sektor pertanian subsektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021-2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sektor pertanian sebagai salah satu pilar perekonomian nasional serta meningkatnya risiko keuangan perusahaan akibat dinamika ekonomi global pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return On Asset (ROA), Current Ratio (CR), dan Debt To Equity Ratio (DER) terhadap Financial Distress pada perusahaan sektor pertanian subsektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Financial Distress diukur menggunakan model Altman Z''-Score (Modified) yang selanjutnya dikonversi menjadi variabel dummy, yaitu nilai 1 untuk perusahaan yang mengalami Financial Distress dan nilai 0 untuk perusahaan yang tidak mengalami Financial Distress. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik biner dengan pengujian kelayakan model menggunakan Hosmer and Lemeshow Test, koefisien determinasi Nagelkerke R Square, dan uji simultan Omnibus Test of Model Coefficients menggunakan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Return On Asset (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress dengan nilai signifikansi sebesar 0,793. Current Ratio (CR) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress dengan nilai signifikansi sebesar 0,306. Demikian pula Debt To Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress dengan nilai signifikansi sebesar 0,247. Namun, secara simultan Return On Asset (ROA), Current Ratio (CR), dan Debt To Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi Omnibus Test sebesar 0,035. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa meskipun masing-masing rasio keuangan belum mampu memprediksi Financial Distress secara individual, kombinasi ketiga rasio tersebut mampu memberikan informasi yang lebih komprehensif dalam menjelaskan kondisi Financial Distress pada perusahaan sektor pertanian subsektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.