Abstrak
Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana konsep ghaflah dalam Al-Qur`an dan relevansinya dengan gangguan memori jangka pendek di era media sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konsep ghaflah dalam Al-Qur`an dan relevansinya dengan gangguan memori jangka pendek di era media sosial. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian yang menggunakan metode riset kepustakaan (library research), juga dikenal sebagai studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah Adapun teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode tafsir tematik (maudhu'i). metode tematik (maudhu‟i) adalah pemilihan yang didasarkan pada satu tema yang terdapat dalam Al-Qur`an, di mana seluruh ayat-ayat yang berhubungan dengan tema serupa mengenai ghaflah dikumpulkan dengan bantuan kitab Al-mu‟jam al-mufahrrs li alfazh Al-Qur`an Al-Karim. Berdasarkan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa konsep ghaflah dan nisyan dalam Al-Qur`an merepresentasikan kondisi kesadaran manusia yang tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga memiliki dimensi moral dan spiritual. Kelalaian dan lupa dipahami sebagai akibat dari sikap berpaling, lemahnya perhatian batin, serta kegagalan dalam menginternalisasi petunjuk Ilahi, yang pada akhirnya berdampak pada orientasi hidup dan perilaku manusia. Dalam konteks era digital, konsep ghaflah dan nisyan menjadi relevan untuk menjelaskan gangguan memori jangka pendek yang dipicu oleh distraksi berlebihan, fragmentasi perhatian, dan ketergantungan pada teknologi sebagai eksternal memori. Dengan demikian, Al-Qur`an menawarkan kerangka pemahaman yang komprehensif bahwa kesehatan kognitif dan kesadaran spiritual merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan, sehingga pengelolaan perhatian dan ingatan secara sadar menjadi prasyarat penting bagi kehidupan yang bermakna dan bertanggung jawab di hadapan Allah. Kata Kunci : Ghaflah, Nisyan, Al-Qur`an, Gangguan Memori Jangka Pendek, Media Sosial.