Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Implementasi Taklik Talak di Kabupaten Solok dalam Perlindungan Hak-Hak Perempuan Berbasis Gender

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•HUKUM KELUARGA ISLAM (S2)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Rahmi Febriyanti Salma, NIM. 242062019. Judul: “IMPLEMENTASI TAKLIK TALAK DI KABUPATEN SOLOK DALAM PERLINDUNGAN HAK-HAK PEREMPUAN BERBASIS GENDER”. Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah alasan suami meninggalkan istrinya selama dua tahun berturut-turut sebagaimana diatur dalam poin pertama taklik talak, bentuk pemahaman istri terhadap implementasi taklik talak, dan strategi yang dilakukan istri dalam menanggulangi kebutuhan selama ditinggalkan suami di Kabupaten Solok. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan menganalisis alasan suami meninggalkan istrinya selama dua tahun berturut-turut sebagaimana diatur dalam poin pertama taklik talak, bentuk pemahaman istri terhadap implementasi taklik talak, dan strategi yang dilakukan istri dalam menanggulangi kebutuhan selama ditinggalkan suami di Kabupaten Solok. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu suami yang meninggalkan istrinya, istri yang ditinggalkan suami, keluarga dari istri, Bundo Kanduang dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Teknik pengumpulan data melalui wawancara (interview) dan dokumentasi, teknik analisis data yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber data. Hasil dari penelitian ini ditemukan empat alasan suami meninggalkan istrinya yaitu: masalah ekonomi, perselisihan dengan istri dan ikut campur pihak ketiga, perbedaan pendidikan, dan faktor kepribadian pasangan. Pemaham istri bervariasi terhadap implementasi taklik talak, ada yang memahami secara substantif, mengetahui keberadaan taklik talak tanpa mengetahui perlindungan hukum di dalamnya dan ada yang tidak memahami sama sekali. Strategi yang dilakukan istri dalam menanggulangi kebutuhan selama ditinggalkan suami yaitu dengan melakukan usaha mandiri, mendapatkan bantuan dari orang tua, keluarga besar serta dari Bundo Kanduang. Suami meninggalkan istri termasuk kepada pelanggaran taklik talak, kondisi ini seharusnya menjadi mekanisme perlindungan hukum bagi istri, namun pemahaman istri yang beragam menyebabkan hak tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Adapun suami yang meninggalkan kewajiban sebagaimana dijelaskan dalam QS. an-Nisa’: 34, tidak lepas dari sanksi di dunia dan akhirat. Pendekatan gender sesuai dengan QS. al-Hujurat: 13, menegaskan bahwa kerentanan perempuan akibat penelantaran memerlukan perlindungan yang adil. Upaya bertahan hidup istri melalui usaha mandiri dan dukungan sekitar mencerminkan strategi perlindungan sosial perempuan di tengah masih lemahnya perlindungan formal. Dengan demikian, diperlukan sosialisasi lebih lanjut mengenai taklik talak sebagai instrumen perlindungan perempuan dalam perkawinan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Implementasi Taklik Talak di Kabupaten Solok dalam Perlindungan Hak-Hak Perempuan Berbasis Gender2026 · oai:ais:skripsi:12527