Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Analisis Fungsi Dan Bentuk Kesenian Tradisional Alu Katentong Di Nagari Padang Laweh Sebagai Salah Satu Daya Tarik Wisata Kabupaten Tanah Datar

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pariwisata Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Muhammad Alfan Riady 2030406019 (2026) judul skripsi: “Analisis Fungsi Dan Bentuk Kesenian Tradisional Alu Katentong Di Nagari Padang Laweh Sebagai Salah Satu Daya Tarik Wisata Kabupaten Tanah Datar” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Indonesia memiliki keanekaragaman kesenian tradisional dan kebudayaan, salah satunya adalah Kesenian Tradisional Alu Katentong yang berkembang di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar. Alu Katentong merupakan warisan budaya matrilineal Minangkabau yang berupa alunan musik dari alu (kayu panjang) yang dipukulkan ke batu-batu pipih yang disusun mengelilingi lesung, dan dimainkan oleh pemain wanita dalam jumlah ganjil (5, 7, atau 9 orang). Kesenian ini memiliki fungsi khusus yang dipegang teguh dan dipertahankan oleh masyarakat Nagari Padang Laweh, serta diyakini memiliki potensi sebagai daya tarik wisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan masyarakat, perangkat desa, dan para pemain kesenian bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan bentuk Kesenian Alu Katentong di Nagari Padang Laweh, serta menganalisis potensinya sebagai salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Tanah Datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kesenian Alu Katentong memiliki fungsi sosial dan adat yang penting, yang secara wajib ditampilkan pada acara- acara penting nagari, seperti pengangkatan penghulu, pacu jawi, dan pesta pernikahan masyarakat setempat (baralek). Dari aspek bentuk, pertunjukan ini memiliki ciri khas yang unik dalam komposisi pemain dan instrumen yang digunakan. Kesenian Alu Katentong memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya, terbukti dari statusnya sebagai kesenian tradisional terfavorit dalam acara "Satu Nagari Satu Event Tahun 2024" dan dapat disajikan di tempat-tempat wisata seperti Istano Basa Pagaruyung. Pelestarian melalui pembinaan dan pelatihan kepada generasi penerus sangat penting untuk menjaga keunikan kesenian ini agar tidak punah. Kata Kunci: Alu Katentong, Fungsi, Bentuk, Kesenian Tradisional, Daya Tarik Wisata

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Fungsi Dan Bentuk Kesenian Tradisional Alu Katentong Di Nagari Padang Laweh Sebagai Salah Satu Daya Tarik Wisata Kabupaten Tanah Datar2026 · oai:ais:skripsi:12409