Abstrak
Fatiyan Alfathani, NIM 2130402024. Judul Skripsi “Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Inflasi, dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama dalam menilai keberhasilan pembangunan suatu negara. Dinamika pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 1994-2024 tidak terlepas dari pengaruh berbagai variabel makroekonomi, khususnya tingkat suku bunga, inflasi, dan nilai tukar rupiah. Fluktuasi ketiga variabel tersebut, terutama pada masa krisis moneter, krisis keuangan global, dan pandemi COVID-19, menimbulkan tantangan tersendiri bagi stabilitas dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat suku bunga, inflasi, dan nilai tukar rupiah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik secara parsial maupun simultan, selama periode 1994-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data yang digunakan merupakan data sekunder time series yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), dan World Bank. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian asumsi klasik. Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tingkat suku bunga dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Nilai koefisien determinasi sebesar 61,8% menunjukkan bahwa variasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dijelaskan oleh tingkat suku bunga, inflasi, dan nilai tukar rupiah, sedangkan 38,2% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas kebijakan moneter dan nilai tukar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.