Abstrak
Dahlia Herawati, NIM 2230111036. Judul Skripsi : “Motivasi Belajar Siswa Klas IV SDN 11 Lawang Mandahiling dengan Model Collaboratif Learning”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar matematika siswa khususnya siswa kelas IV. Hal ini terlihat pada saat proses pembelajaran siswa banyak tidak fokus mendengarkan penjelasan guru, ada yang sibuk dengan urusan masing-masing, tidak memperlihatkan ketertarikan pada pembelajran matematika dan tidak adanya gairah siswa untuk mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran collaborative learning / CBL terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas IV SDN 11 Lawang Mandahiling. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif deskriptif. Desain penelitian yaitu one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 11 Lawang Mandahiling yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik total sampling yang mana jumlah sampel sama dengan populasi penelitian. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian yaitu angket respon siswa yang berisi 30 butir pernyataan yang mewakili enam indicator motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan ialah teknik analisis kuantitatif deskriptif dengan bantuan Microsoft exel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran collaborative learning (CBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa. Hal ini bisa di lihat dari perubahan nilai angket awal dan akhir yang diisi oleh siswa yang mewakili ke enam indikator belajar yang akan diukur. Pada indikator adanya keinginan untuk berhasil memperoleh persentase pada angket awal sebesar 48,5%, setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 73%. Pada indikator ke dua, yaitu adanya dorongan dan kebutuhan belajar memperoleh nilai angket awal sebesar 57%, setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 61,75%. Kemudian, pada indikator adanya penghargaan dalam belajar memperoleh nilai angket awal sebesar 53%, setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 69,5%. Selanjutnya, pada indikator adanya kegiatan menarik dalam belajar memperoleh persentase pada angket awal sebesar 56,5%, setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 70%. Pada indicator lingkungan belajar yang kondusif memperoleh persentase pada angket awal sebesar 47% setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 58%. Terakhir, pada indikator adanya harapan dan cita-cita masa depan memperoleh persentase angket awal sebesar 51%, setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 61%.