Abstrak
Selvi Mulyani, NIM 2130306077, Judul Skripsi “ Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Psychological Well-Being Siswa/i SMKN 1 Batusangkar”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagian besar siswa tersebut memiliki perasaan stress akibat tuntutan akademik seperti tugas yang menumpuk dan kesulitan dalam memahami materi pembelajaran. Namum disisi lain mereka juga merasakan kebahagiaan dan rasa syukur karena memiliki lingkungan sosial yang mendukung, memiliki teman- teman yang selalu ada untuk memberikan bantuan, motivasi, dan tempat berbagi cerita. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan Psychological well-being siswa/i SMKN 1 Batusangkar. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi penelitian ini ialah siswa/i kelas XI SMKN 1 Batusangkar Tahun ajaran 2024-2025 sebanyak 247 siswa. Sampel penelitian berjumlah 72 Siswa/i SMKN 1 Batusangkar, rumus pengambilan sampelnya mengunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan skala dukungan sosial teman sebaya dan skala Psychological Well-Being dalam menyelesaikan skripsi yang peneliti buat sendiri berdasarkan aspek-aspek dari teori Reff dan Saravino & Smith. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi spearman’s rho dengan menggunakan SPSS20. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa (rxy = 0.317 dan dengan taraf signifikansi 1% (p=0.007 0.01)) hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) di tolak. Artinya dukungan sosial teman sebaya memiliki hubungan yang signifika dengan Psychological Well-Being Siswa/i SMKN 1 Batusangkar. Yakni semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya pada siswa/i SMKN 1 Batusangkar, maka semakin tinggi pula tingkat psychological well-being siswa/i tersebut. Maka sebaliknya, jika dukungan sosial teman sebaya siswa/I rendah, maka tingkat psychological well-being mereka juga cenderung rendah.