Abstrak
Ahmad Hudy Prayoga, NIM 2130101004, Judul Skripsi “Implementasi Program Tahfidz Al-Qur’an di Sman 1 Sumatera Barat”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah implementasi program tahfidz Al-Qur’an di SMAN 1 Sumatera Barat. Adapun fokus penelitian dalam penelitian ini adalah program tahfidz AL-Qur’an dalam perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi tahfidz yang berlangsung di SMAN 1 Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program tahfidz AL-Qur’an dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dalam pembelajaran tahfidz Al-Qur’an. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan situasi atau fenomena yang terjadi di lapangan, yaitu penelitian yang dilakukan di SMAN 1 Sumatera Barat. Data primer dan sekunder adalah sumber data. Teknik pengumpulan data melalui tiga yaitu teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ada tiga yaitu reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk menjamin keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di SMAN 1 Sumatera Barat. Perencanaan dimulai dengan penjaminan mutu sumber daya pendidik melalui proses tashih, serta pemetaan kemampuan siswa melalui asesmen awal. Langkah ini terbukti efektif dalam menempatkan siswa sesuai kelompok kemampuannya (Reguler dan Mulazamah) serta memastikan bahwa proses transmisi hafalan didasarkan pada standar kompetensi pembina yang tinggi, sesuai dengan prinsip Quality Assurance. Pelaksanaan program yang dilakukan berpusat pada metode Talaqqi dan Musyafahah di dalam kelompok Halaqah. Sistem evaluasi dirancang secara berkelanjutan melalui setoran harian, buku kendali, serta program unggulan seperti Kamp Tahfiz dan Ujian Tasmi’. Evaluasi ini tidak hanya mengukur kuantitas hafalan, tetapi juga sangat mengutamakan kualitas. Transparansi hasil evaluasi kepada orang tua dan pengelola asrama memperkuat akuntabilitas program dan kepercayaan pada pemangku kepentingan.