Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Kesulitan Belajar Matematika pada Materi Penyajian Data di Kurikulum Merdeka Kelas III SDN 05 Padang Ganting

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Windi Putri Ningsih, NIM 2130111141. Judul Skripsi: “Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Kesulitan Belajar Matematika pada Materi Penyajian Data di Kurikulum Merdeka Kelas III SDN 05 Padang Ganting”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan penelitian ini adalah belum tersedianya instrumen tes diagnostik kognitif yang mampu mengidentifikasi kesulitan belajar matematika peserta didik secara spesifik pada materi Penyajian Data di kelas III. Asesmen yang digunakan guru selama ini masih bersifat umum sehingga belum dapat mengungkap secara mendalam letak kesulitan dan miskonsepsi peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate, dengan penyesuaian hingga tahap develop. Subjek uji coba penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN 05 Padang Ganting. Instrumen yang dikembangkan berbentuk tes diagnostik kognitif dengan format three-tier test yang terdiri atas pilihan jawaban, alasan tertutup, dan tingkat keyakinan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, pedoman wawancara, serta hasil uji coba instrumen tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes diagnostik kognitif yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi berdasarkan penilaian ahli. Hasil validitas butir soal menggunakan aiken’s V berada pada kategori sangat valid dengan rentang 1.00, dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,96 yang termasuk kategori sangat tinggi. Hasil analisis kualitas butir soal menunjukkan bahwa instrumen memiliki variasi tingkat kesukaran yang proporsional, daya pembeda yang baik, serta fungsi distraktor yang efektif. Hasil angket respons guru dan peserta didik menunjukkan bahwa instrumen tergolong sangat praktis, dengan persentase kepraktisan berada pada kategori sangat tinggi. Selain itu, hasil wawancara dan analisis three-tier test menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan belajar pada materi Penyajian Data, terutama dalam memahami konsep, menentukan langkah penyelesaian, serta memilih operasi hitung yang tepat.

Kata kunci

instrumen tes diagnostik kognitif, kesulitan belajar matematika, penyajian data.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengembangan Instrumen Tes Diagnostik Kesulitan Belajar Matematika pada Materi Penyajian Data di Kurikulum Merdeka Kelas III SDN 05 Padang Ganting2026 · oai:ais:skripsi:12001