Abstrak
Nursalmi Fauziah, NIM 2230403083, judul skripsi: Pengaruh Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) terhadap Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Payakumbuh Selatan Tahun 2019–2024. Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Akuntansi Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) terhadap penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Payakumbuh Selatan pada tahun 2019–2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh SPPT terhadap penerimaan PBB-P2 serta menjelaskan peran SPPT dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah di Kecamatan Payakumbuh Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi, berupa data jumlah SPPT dan data realisasi penerimaan PBB-P2 yang bersumber dari Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh serta publikasi Kecamatan Payakumbuh Selatan Dalam Angka. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, yaitu uji normalitas dan uji heteroskedastisitas, analisis regresi data panel, pengujian hipotesis melalui uji parsial (uji t), serta pengujian koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Payakumbuh Selatan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin optimal penerbitan dan pendistribusian SPPT kepada wajib pajak, maka penerimaan PBB-P2 cenderung meningkat. Dengan demikian, efektivitas pengelolaan SPPT merupakan faktor penting dalam upaya meningkatkan penerimaan pajak daerah, khususnya PBB-P2 di Kecamatan Payakumbuh Selatan.