Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pengaruh risiko pembiayaan dan risiko Operasional Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum syariah (BUS) Di Indonesia Periode 2012-2024

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Perbankan Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Alifa Wulandari, NIM 2230401005, judul skripsi “Pengaruh Risiko Pembiayaan dan Risiko Operasional terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia Periode 2012–2024”. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun Akademik 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko pembiayaan dan risiko operasional terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), risiko pembiayaan diukur dengan Non Performing Financing (NPF), sedangkan risiko operasional diukur dengan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bank Umum Syariah yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2012–2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria Bank Umum Syariah yang secara konsisten mempublikasikan laporan keuangan selama periode penelitian. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, serta uji hipotesis secara parsial (uji t) dan simultan (uji F) dengan bantuan program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial risiko pembiayaan (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah yang diukur dengan ROA. Risiko operasional (BOPO) juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah. Secara simultan, risiko pembiayaan dan risiko operasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai sebesar 85,9%, yang berarti bahwa risiko pembiayaan dan risiko operasional memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah, sedangkan 14,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa pengelolaan risiko pembiayaan dan risiko operasional yang efektif berperan penting dalam meningkatkan kinerja keuangan serta menjaga stabilitas perbankan syariah di Indonesia.

Kata kunci

Risiko Pembiayaan (NPF), Risiko Operasional (BOPO), Kinerja Keuangan (ROA), Bank Umum Syariah.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh risiko pembiayaan dan risiko Operasional Terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum syariah (BUS) Di Indonesia Periode 2012-20242026 · oai:ais:skripsi:11925