Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh manajemen komunikasi yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap motivasi dan kinerja guru di SMA Negeri 1 Sungai Tarab. Manajemen komunikasi kepala sekolah merupakan proses pengelolaan komunikasi yang diarahkan untuk membangun hubungan yang efektif dan terbuka dengan guru, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan meningkatkan semangat kerja serta hasil kerja guru secara optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang disebarkan kepada 52 guru sebagai responden. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh manajemen komunikasi terhadap motivasi dan kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap motivasi guru dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,361 dan kontribusi sebesar 11,3%. Selain itu, manajemen komunikasi juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai korelasi (r) sebesar 0,418 dan kontribusi sebesar 15,9%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun komunikasi bukan satu-satunya faktor penentu motivasi dan kinerja guru, namun peran komunikasi yang efektif sangat penting dalam membangun iklim sekolah yang mendukung peningkatan motivasi dan kinerja guru. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kepala sekolah perlu menerapkan strategi komunikasi yang sistematis, jelas, dan terstruktur untuk memotivasi guru, memberikan arahan serta umpan balik konstruktif, serta membangun kerja sama yang harmonis sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dan kualitas pendidikan di sekolah.