Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

ANALISIS IMPLEMENTASI LIMA NILAI BUDAYA KERJA MELALUI INOVASI DIGITAL SILATAR PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANAH DATAR

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•EKONOMI SYARIAH (S2)•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

TAUFIK EDWARSYA. 2025. NIM : 212041018 judul Tesis “ANALISIS IMPLEMENTASI LIMA NILAI BUDAYA KERJA MELALUI INOVASI DIGITAL SILATAR PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANAH DATAR”. Program Pascasarjana Magister Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus (UIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya peningkatan pelayanan publik di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar melalui inovasi digital SILATAR (Sistem Informasi Layanan dan Administrasi Tanah Datar) sebagai sarana implementasi Lima Nilai Budaya Kerja (integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, keteladanan). Tantangan seperti rendahnya disiplin pegawai, adaptasi teknologi yang terbatas, dan ketidakoptimalan pelayanan mendorong perlunya analisis mendalam terhadap efektivitas integrasi nilai-nilai budaya kerja dalam sistem digital. Tujuan penelitian mencakup tiga aspek: mengeksplorasi implementasi nilai budaya kerja via SILATAR, mengidentifikasi tantangan dan solusi, serta menilai perkembangan terhadap pelayanan publik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap Kepala Kantor, Kasubbag Tata Usaha, dan staf; observasi partisipan; serta analisis dokumen kebijakan dan arsip aplikasi. Data dianalisis melalui model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian, penarikan kesimpulan) dan divalidasi dengan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: SILATAR berhasil mendukung implementasi nilai-nilai budaya kerja, dalam hal integritas (transparansi), profesionalitas (efisiensi pelaporan kinerja), inovasi berkelanjutan, tanggung jawab (rekapitulasi absensi/slip gaji) dan keteladanan.Tantangan dan solusi: resistensi terhadap perubahan diatasi dengan penguatan SDM, keterbatasan literasi digital di respons dengan pelatihan berkelanjutan, infrastruktur teknologi yang kurang stabil diatasi dengan peningkatan infrastruktur, kurangnya pelatihan dengan memperkuat budaya pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, serta rendahnya kesadaran integritas digital dengan meningkatkan kesadaran dan disiplin integritas digital melalui budaya kejujuran dan tanggung jawab. Perkembangan pelayanan; peningkatan semangat kolaborasi dan komitmen bersama berhasil meningkatkan efisiensi administratif, pemantapan kompetensi dan literasi digital sebagai pilar profesionalisme, integritas sebagai fondasi keandalan data dan transparansi pelayanan, profesionalisme dalam menangani hambatan infrastruktur digital, serta kepuasan masyarakat sebagai indikator keberhasilan inovasi pelayanan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa integrasi nilai budaya kerja dengan inovasi digital dapat memperkuat tata kelola pelayanan publik, meskipun memerlukan komitmen kolektif dan dukungan infrastruktur yang memadai. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengeksplorasi dampak jangka panjang digitalisasi terhadap budaya organisasi serta replicability model SILATAR di daerah lain.

Kata kunci

Budaya Kerja, Inovasi Digital, Pelayanan Publik, Metode Kualitatif, Aplikasi SILATAR.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ANALISIS IMPLEMENTASI LIMA NILAI BUDAYA KERJA MELALUI INOVASI DIGITAL SILATAR PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN TANAH DATAR2025 · oai:ais:skripsi:11724

Publikasi terkait