Abstrak
Nurul Izzah, NIM : 2030306041, Judul Skripsi : “Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Subjective Well Being Pada Remaja yang Melakukan Pernikahan Dini di Kecamatan Pulau Punjung”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini Adalah remaja yang melakukan pernikahan dini di Kecamatan Pulau Punjung memiliki rendahnya subjective well being pada remaja yang menikah dini akibat minimnya dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Banyak faktor yang menyebabkan remaja melakukan pernikahan dini yaitu dapat membawa dampak negative terhadap kesejahteraan psikologis remaja, terutama jika tidak diimbangi dengan dukungan sosial yang memadai. Kurangnya dukungan dari orang terdekat dan lingkungan dapat memperburuk kondisi subjective well being, membuat remaja merasa terisolasi, tidak Bahagia, dan tidak memiliki harapan. Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui apakah ada Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Subjective Well Being Pada Remaja yang Melakukan Pernikahan Dini di Kecamatan Pulau Punjung. Jenis penelitian yang digunakan Adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional Rank Spearman. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 123 orang dengan sampel 55 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert dengan menggunakan instrument penelitian skala Subjective Well being (PANAS) dan Skala MSPSS dukungan sosial. Berdasarkan hasil hipotesis menunjukkan bahwa (rxy = 0,038) dengan nilai signifikansi 0,785. Hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) ditolak dan hipotesis nihil (Ho) diterima, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Dukungan Sosial dengan Subjective Well Being pada remaja yang melakukan pernikahan dini di Kecamatan Pulau Punjung. Dari hasil data yang peneliti peroleh tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan subjective well being pada remaja yang melakukan pernikahan dini di Kecamatan Pulau Punjung. Dalam peneltian yang peneliti lakukan bahwa subjective well being pada remaja yang melakukan pernikahan dini tidak di akibatkan oleh dukungan sosial yang dialami remaja seperti penelitian yang sudah peneliti lakukan, namun subjective well being yang di lakukan remaja yang menikah dini rtersebut dipengaruhi oleh penyebab atau faktor-faktor lain yang terdapat di luar penelitian seperti disebabkan oleh kesiapan mental, penerimaan diri, religiusitas dan kualitas hubungan dengan pasangan.