Abstrak
ABSTRAK Khairi Alvi Syahrina, NIM 2130306038. Judul Skripsi: “Hubungan Smartphone Addiction dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa di SMA N 4 Payakumbuh”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya perilaku prokrastinasi akademik di kalangan remaja, khususnya siswa. Fenomena menunda tugas ini semakin sering terjadi dan berpotensi menurunkan kualitas belajar. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi prokrastinasi akademik adalah penggunaan smartphone yang berlebihan. Smartphone tidak hanya digunakan untuk mendukung pembelajaran, tetapi juga menjadi sumber hiburan yang kerap mengalihkan fokus siswa dari kewajiban akademiknya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara smartphone addiction dengan prokrastinasi akademik pada siswa di SMA N 4 Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI di SMA N 4 Payakumbuh yang berjumlah 689 orang. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 87 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala smartphone addiction dan skala prokrastinasi akademik yang disusun berdasarkan skala Likert dengan 5 pilihan jawaban. Uji korelasi yang digunakan adalah korelasi product moment dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara smartphone addiction dan prokrastinasi akademik dengan nilai koefisien korelasi r = 0,486 dan nilai signifikansi (p = 0,000 0,01). Artinya, semakin tinggi tingkat kecanduan smartphone pada siswa, maka semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk menunda tugas-tugas akademik. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk mengelola penggunaan smartphone secara bijak agar tidak mengganggu tanggung jawab akademik dan dapat meningkatkan efektivitas belajar.