Abstrak
Mardani, NIM 2130101064, judul skripsi “Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Nilai Karakter Religius Anak di Nagari Maloro Kabupaten Sijunjung”, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh keadaan anak-anak usia 6-12 tahun di nagari maloro memiliki karakter religus yang baik, baik dalam hal akhlak ataupun dalam ibadahnya. Orang tua di nagari Maloro mengajarkan nilai-nilai keagamaan kepada anak sedari anak masih kecil. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam menanamkan keyakinan (Aqidah) anak di nagari Maloro, untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam membentuk akhlak terpuji anak di nagari Maloro, dan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam membiasakan anak untuk beribadah di nagari maloro. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber dalam penelitian ini ialah orang tua dan anak usia 6-12 tahun di nagari Maloro. Sedangkan untuk analisis datanya, peneliti menggunakan model Miles & Huberman menurut Sugiyono yaitu berupa reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Penelitian ini juga melakukan pengecekan keabsahan data dengan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa 1) Orang tua menanamkan keyakinan (Aqidah) anak di nagari Maloro dengan cara mengajak anak ke alam sekitar untuk mengenalkan bahwa yang menciptakan dunia dan isinya ini ialah Allah dan orang tua juga memberikan contoh dengan adanya bencana alam seperti banjir. Orang tua menjelaskan bahwa Allah itu hanya satu, jika Allah itu banyak maka dunia ini akan tidak teratur dan akan hancur, karena yang mengaturnya banyak. 2) Dalam membentuk akhlak terpuji anak, orang tua mengajak anak untuk bersosialisasi dengan masyarakat ketika nagari Maloro mengadakan acara mendoa. Ketika anak diajak ke lingkungan masyarakat, orang tua memberikan contoh bagaimana cara berbicara sama orang yang lebih tua dan itu akan membentuk cara bersosialisasi anak yang baik. 3) Orang tua di nagari Maloro membiasakan anak untuk melakukan ibadah, baik itu aktivitas sehari-hari ataupun bentuk ibadah wajib sebagai seorang muslim, dengan memberikan contoh kepada anak dan melakukan ibadah secara berulang dan teratur dengan penuh kesabaran. Orang tua memberikan contoh dengan membiasakan untuk sholat di awal waktu, setelah sholat magrib orang tua mengajak anak untuk mengaji.