Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Dampak Psikologis terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kota Sawahlunto

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Psikologi Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Sabrina Sabilla, NIM 2130306073. Judul Skripsi: “Dampak Psikologis terhadap Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Sawahlunto”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di Kota Sawahlunto, yang berdampak serius terhadap kondisi psikologis para korbannya. Fokus utama penelitian ini adalah menggambarkan dampak psikologis yang dialami oleh korban KDRT, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan rumah tangga tersebut. Kota Sawahlunto dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki sejumlah kasus KDRT yang mengindikasikan adanya persoalan serius terkait kesehatan mental korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang bertujuan untuk memahami pengalaman subjektif korban secara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari empat orang korban KDRT sebagai subjek utama dan satu orang tetangga dekat korban sebagai subjek sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Korban KDRT di Kota Sawahlunto mengalami dampak psikologis yang mencakup tiga aspek utama. Kognitif, ditandai dengan pandangan negatif terhadap diri, penurunan kemampuan mengambil keputusan, normalisasi kekerasan, dan kesulitan konsentrasi akibat trauma serta rendahnya self-efficacy. Afektif, ditandai dengan emosi negatif berkepanjangan seperti ketakutan, kecemasan, depresi, rasa bersalah, malu, dan kemarahan terpendam sesuai dengan trauma theory. Konatif, ditandai dengan penarikan diri, sikap pasrah, kesulitan merencanakan masa depan, dan ambivalensi untuk keluar dari relasi kekerasan karena pengaruh rasa takut, stigma, ketergantungan ekonomi, dan trauma. Kata Kunci: Dampak Psikologis, Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga, KDRT, Fenomenologi, Kota Sawahlunto

Kata kunci

Kata Kunci: Dampak Psikologis, Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga, KDRT, Fenomenologi, Kota Sawahlunto.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Dampak Psikologis terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kota Sawahlunto2025 · oai:ais:skripsi:11195

Publikasi terkait