Abstrak
REYSHA ARELISTI. NIM, 2130105044 judul SKRIPSI “Analisis Kesalahan Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Soal Prediksi AKM Berbasis Literasi Numerasi Berdasarkan Kriteria Watson Di Kelas VIII SMPN 3 Sungai Tarab”. Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) ini merupakan bentuk penilaian kompetensi peserta didik yang mengukur kemampuan literasi numerasi untuk menggambarkan kualitas pendidikan di Indonesia. Hasil AKM di SMPN 3 Sungai Tarab pada tahun 2023 sampai tahun 2024 mengalami peningkatan pada masing-masing domain, akan tetapi peningkatan yang rendah terdapat pada domain Aljabar dan Data Ketidakpastian. Untuk itu, perlu diketahui penyebab rendahnya peningkatan pada domain Aljabar dan Data Ketidakpastian agar pada tahun berikutnya kedua domain tersebut dapat mengalami peningkatan yang lebih tinggi. Sehingga penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal prediksi AKM Literasi Numerasi domain Aljabar dan Data Ketidakpastian berdasarkan teori Watson di SMPN 3 Sungai Tarab. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMPN 3 Sungai Tarab. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes dan wawancara. Instrumen penelitian berupa tes soal prediksi AKM berdasarkan domain Aljabar dan Data Ketidakpastian serta pedoman wawancara. Selanjutnya dilakukan wawancara mendalam terhadap 5 orang peserta didik yang mewakili tiap-tiap kesalahan yang dilakukan peserta didik. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data adalah triangulasi sumber. Pada domain Aljabar dan Data Ketidakpastian siswa mengalami kesalahan yaitu prosedur tidak tepat (peserta didik salah dalam menjumlahkan, mengurangkan, mengalikan, atau membagi bilangan), konflik level respon (peserta didik kurang memahami bentuk soal, sehingga yang dilakukan adalah melakukan operasi sederhana dengan data yang ada yang kemudian dijadikan hasil akhir dengan cara yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya). Kesalahan lainnya yang ditemukan pada domain Aljabar yaitu data tidak tepat (peserta didik kurang tepat dalam memasukan nilai ke variabel), kesimpulan hilang (peserta didik mengerjakan soal sampai menentukan persamaan awal saja sedangkan disoal diminta sampai pada penggunaan kuota pada hari ke-8), masalah hirarki keterampilan (peserta didik tidak mampu merubah rumus dasar menjadi rumus yang diminta). Sedangkan kesalahan lainnya yang ditemukan pada domain Data dan Ketidakpastian yaitu data hilang (peserta didik saat mengerjakan soal, ada data yang seharusnya ada menjadi tidak ada), manipulasi tidak langsung (peserta didik menyelesaikan soal terdapat hal yang tidak logis saat mengerjakan tahap satu ke tahap selanjutnya.