Abstrak
Ranti Ardiyanti dengan NIM. 2130109049, Judul skripsi “Pengaruh Bemain Clay Terhadap Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Dasar Anak Usia 5-6 tahun di TKIT Qurrata A’yun Batusangkar Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan anak dalam mengenal dan membedakan bentuk geometri dasar seperti lingkaran, segitiga, persegi dan persegi panjang. Pembelajaran yang monoton, minimnya media interaktif, serta kurangnya aktivitas yang melibatkan motorik halus juga menjadi kendala dalam memahami konsep secara kogkret. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bermain clay terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri dasar anak usia 5-6 tahun di TKIT Qurrata A’yun Batusangkar Babupaten Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pre-eksperimental, menggunakan tipe one group pretest-posttest. Populasi dari penelitian ini berjumlah 132 anak dengan sampel 23 orang anak, dengan teknik pengambilan sampel random sampling (pengambilan sampel secara acak) dengan pendekatan cluster random sampling (berdasarkan kelompok). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi dan teknik analisis data yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada kemampuan mengenal bentuk geometri dasar anak setelah kegiatan bermain clay. Analisis statistik dengan taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa nilai t0 = 47,26 lebih besar dari t1= 2,07 (t0>t1), sehingga hipotesis nol (h0) ditolak, hipotesis alternatif (ha) diterima. Hal ini membuktikan bahwa bermain clay secara signifikan dapat berpengaruh terhadap kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia 5-6 tahun di TKIT Qurrata A’yun Batusangkar Kabupaten Tanah Datar. Implikasi dari penelitian ini adalah penggunaan media clay dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif di TK untuk mencapai indikator perkembangan kognitif sesuai kurikulum PAUD, sekaligus pengembangan motorik halus, konsentrasi, dan kreativitas anak.