Abstrak
Kharisma Nur Azzahra. NIM 2130101060. Judul Skripsi “Pengaruh Lingkungan Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Islami Peserta Didik di UPT SMP Negeri 3 Pariangan”. Program Sarjana Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan utama dalam skripsi ini adalah pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter islami peserta didik. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa karakter islami peserta didik belum terbentuk secara otomatis, tetapi sudah dipengaruhi oleh lingkungan sekolah tempat peserta didik berinteraksi dan belajar setiap hari. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan metode ex post facto (Kasual Komparatif). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling yaitu kelas VII sampai kelas IX dengan jumlah 60 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berdasarkan angket/kuesioner. Data yang diperoleh menggunakan analisis regresi linear sederhana dan data dideskripsikan serta diungkapkan dalam kalimat efektif. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa lingkungan sekolah yang terdiri dari lingkungan fisik, sosial dan akademis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter islami peserta didik yang ditandai dengan meningkatnya sikap religius, jujur, disiplin, bertanggung jawab dan peduli terhadap sesama. Berdasarkan perhitungan uji korelasi product moment bahwa variabel lingkungan sekolah dengan karakter islami memiliki korelasi dengan derajat pengaruh yaitu korelasi kuat dan bentuk pengaruhnya positif. Maksud dari pengaruh positif ialah terjadinya pengaruh searah antara variabel X dan variabel Y dengan nilai signifikansinya 0,000 0.005, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa sekolah harus secara aktif menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter islami melalui keteladanan guru, interaksi sosial yang baik, dan pembiasaan nilai-nilai islam. Sehingga pendidikan dalam pembentukan karakter islami peserta didik dapat terwujud secara optimal di lingkungan sekolah. Faktor-faktor yang mendukung pembentukan karakter islami di sekolah ini antara lain adalah tersedianya fasilitas keagamaan seperti musholla, dukungan guru yang menjadi teladan, dan penerapan kurikulum merdeka yang memberi ruang bagi pembelajaran kontekstual. Di sisi lain, hambatan yang ditemukan adalah masih adanya peserta didik yang kurang sadar akan pentingnya nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-hari, serta pengaruh lingkungan luar sekolah yang kurang mendukung pembentukan karakter tersebut. Namun demikian, masih menemukan bahwa belum semua siswa mampu menerapkan nilai-nilai islami secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Masih terdapat siswa yang kurang disiplin, tidak mengikuti shalat berjamaah, serta kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter Islami tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan memerlukan proses pembinaan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan terpadu antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penelitian ini juga memberikan kontribusi penting dalam dunia Pendidikan Islam, khususnya dalam upaya pembentukan karakter islami peserta didik melalui optimalisasi lingkungan sekolah.