Abstrak
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kedisiplinan belajar siswa seperti melanggar tata tertib sekolah, bolos saat pembelajaran, ketaatan dalam mengikuti pembelajaran di sekolah, tidak mengerjakan tugas-tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik token economy untuk meningkatkan kedisiplinan belajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain penelitian menggunakan tipe one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 MTsN 3 Tanah Datar berjumlah 24 orang dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan sampel sebanyak 10 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu skala kedisiplinan belajar model likert dengan instrumen yang telah divalidasi 32 item pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan konseling kelompok teknik token economy untuk meningkatkan kedisiplinan belajar. Berdasarkan hasil analisis data statistic maka dapat diketahui bahwa nilai “t” hitung sebanyak 9,649 dengan df 9. Apabila dilihat dari tabel nilai t, tarif 5% diperoleh nilai t dengan df 9 adalah 2.262. Jadi t0 > t tabel (9,649 >2.262). Maka terbukti hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima artinya terdapat pengaruh konseling kelompok teknik token economy untuk meningkatkan kedisiplinan belajar. Setelah uji N-gain didapatkan bahwa besarnya pengaruh konseling kelompok teknik token economy untuk meningkatkan ledisiplinan belajar tergolong kategori sedang.