Abstrak
Ayuningtias Nim. 210401024, Judul Skripsi “Persepsi Masyarakat Kota Payakumbuh Dalam Penggunaan Barcode QRIS Sebagai Alat Bantu Pembayaran” Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Pokok Permasalahan dalam penelitian ini adalah barcode QRIS sebagai alat bantu pembayaran untuk mempermudah proses transaksi, tetapi tingkat penggunaan QRIS oleh masyarakat Kota Payakumbuh masih tergolong rendah meskipun mereka sudah mengenal teknologi tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan, seperti masyarakat terbiasa menggunakan uang tunai dalam betransaksi, pedagang sudah menyediakan QRIS tetapi pelanggan masih kurang memanfaatkannya, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara penggunaan dan manfaat QRIS, kemudian informasi tentang QRIS belum tersampaikan secara merata dan maksimal kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Kota Payakumbuh dalam penggunaan barcode QRIS sebagai alat bantu pembayaran dilihat dari segi kemudahan dan manfaat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif kuantitatif. Data penelitian ini adalah data primer, yaitu kuesioner yang disebarkan kepada masyarakat Kota Payakumbuh dengan metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Payakumbuh yang pernah melakukan transaksi menggunakan QRIS, namun jumlah pastinya tidak diketahui secara pasti. Oleh karena itu, penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Lemeshow, dan diperoleh sebanyak 96 responden sebagai sampel penelitian. Data yang terkumpul diolah dengan langkah-langkah analisis data menggunakan analisis deskriptif data. Berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan, dapat diketahui bahwa tingkat persepsi masyarakat Kota Payakumbuh dalam penggunaan barcode QRIS sebagai alat bantu pembayaran dengan persentase 88,98% kategori sangat baik. Tingkat persepsi masyarakat Kota Payakumbuh dilihat dari segi kemudahan dalam penggunaan barcode QRIS adalah 88,58% dengan kategori sangat baik, karena QRIS dinilai mudah dipelajari untuk berbagai keperluan pembayaran seperti belanja, sedekah, dan transaksi lainnya. Selain itu, QRIS juga dianggap fleksibel, mudah dikontrol, jelas serta mudah dipahami karena tampilannya yang sederhana dan praktis dalam penggunaannya. Dilihat dari segi manfaat dalam penggunaan barcode QRIS juga sangat baik dengan persentase 88,44%, karena penggunaan QRIS dinilai mampu menghemat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan, meningkatkan kinerja, menjadikan transaksi lebih akurat, meningkatkan produktivitas kerja, mempermudah berbagai aktivitas, serta memberikan manfaat yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.