Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki hubungan antara seberapa sering menonton drama Korea dengan cara wanita berhijab mempersepsikan diri mereka, terutama di kalangan mahasiswi dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) di UIN Mahmud Yunus Batusangkar angkatan 2021 dan 2022. Latar belakang studi ini berawal dari fenomena globalisasi budaya yang terjadi melalui Korean Wave (Hallyu), di mana unsur budaya pop seperti K-Drama memengaruhi secara signifikan gaya hidup, pola pikir, dan ekspresi identitas generasi muda, termasuk Muslimah yang berhijab di Indonesia. Penelitian ini menyoroti perubahan estetika, mode, dan makna simbolik dalam cara mengenakan hijab yang beralih dari fungsi syariah menuju tren modis dan modern. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan paradigma positivistik serta teknik sensus, yang melibatkan 37 responden yang gemar menonton drama Korea. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner skala Likert, yang mengevaluasi dua variabel utama: tingkat menonton (termasuk perhatian, durasi, dan frekuensi) serta penampilan diri (yang mencakup kesehatan fisik, perawatan, pemilihan busana, ekspresi wajah, dan kesehatan mental/karakter). Validitas dan keandalan instrumen diuji menggunakan SPSS versi 22, yang menunjukkan bahwa sebagian besar item pernyataan sudah valid dan dapat diandalkan (Cronbach’s Alpha > 0. 8). Uji normalitas menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal, sehingga memungkinkan penggunaan analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang cukup signifikan antara frekuensi menonton drama Korea dan cara wanita berhijab mempersepsikan penampilan mereka (r = 0,429; p = 0,008). Semakin sering mahasiswi menonton drama Korea, semakin besar pula dampaknya terhadap perawatan diri, pilihan busana, dan cara mereka mengekspresikan diri dalam interaksi sosial maupun akademik. Kata Kunci: frekuensi menonton, drama Korea, Penampilan diri, wanita berhijab, Korean Wave, komunikasi Islam, dakwah buday