Abstrak
Fuji Rahma Hidayah NIM 2130302024 (2021) Judul Skripsi: “Respon Netizen Terhadap KontroversiEtika Komunikasi Dakwah Gus Miftah (Studi Kasus Akun Tiktok @Call Me Hyung)”. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Batusangkar, 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengacu pada teori etika komunikasi dakwah (hikmah, mau‘izhah hasanah, kesantunan bahasa, dan tanggung jawab sosial) serta teori komunikasi massa untuk memahami dinamika pembentukan opini publik. Data diperoleh dari dokumentasi video TikTok dan sumber sekunder berupa buku, artikel, dan literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 komentar yang dianalisis, 79% bersifat negatif, 20% positif, dan 1% netral. Komentar negatif umumnya berisi kritik terhadap gaya dakwah yang dinilai tidak sensitif, menggunakan bahasa yang kurang santun, dan mengabaikan tanggung jawab sosial di ruang publik digital. Sebaliknya, komentar positif datang dari audiens yang menilai pendekatan humor sebagai strategi dakwah yang membumi dan relevan bagi generasi muda. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa TikTok berfungsi bukan hanya sebagai media dakwah, tetapi juga sebagai arena komunikasi massa yang membentuk opini publik. Dominasi respon negatif mencerminkan penolakan terhadap gaya dakwah yang tidak sesuai prinsip etika komunikasi dakwah, sekaligus menunjukkan pentingnya penerapan strategi komunikasi yang bijak, kontekstual, dan bertanggung jawab di era digital.