Abstrak
Zakia Arifani. NIM 2130108111 (2025). Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Layanan Bimbingan dan Konseling melalui Media Poster menggunakan Aplikasi Adobe Express sebagai Edukasi Pencegahan Tindak Kekerasan Verbal pada Siswa SDN 03 Lima Kaum”, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kekerasan verbal, termasuk di kalangan siswa sekolah dasar, serta keterbatasan Guru Bimbingan Dan Konseling yang profesional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul bimbingan dan konseling melalui media poster sebagai sarana edukasi untuk mencegah kekerasan verbal pada siswa sekolah dasar. Metode Penelitian yang dilakukan adalah Research and Development (R&D) atau pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empat tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Namun pada model ini penelitian dilakukan sampai tahap pengembangan (develop). Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di SDN 03 Lima Kaum. Instrumen yang digunakan berupa skala likert. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada 64 siswa di SDN 03 Lima Kaum dengan menyebarkan instrumen skala kekerasan verbal terdapat sebagian besar siswa (51 siswa) mengalami kekerasan verbal dalam kategori rendah dengan persentase 79,68%. Hal ini menunjukkan bahwa adanya kecenderungan siswa untuk melakukan kekerasan verbal sudah terlihat walaupun masih dalam kategori rendah. Kondisi ini tentu saja menjadi dasar bagi peneliti untuk melakukan upaya pencegahan. Dari hasil temuan itu dikembangkanlah sebuah modul layanan bimbingan dan konseling melalui media poster sebagai edukasi pencegahan tindak kekerasan verbal pada siswa di sekolah dasar. Hasil validasi terhadap modul yang dikembangkan diperoleh 78,4% dikatakan cukup valid dan dari hasil kelayakan menunjukan bahwa modul ini layak untuk digunakan oleh guru kelas dalam mengedukasi kekerasan verbal kepada siswa SD.