Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Dinamika Kepemilikan dalam jual Beli Tanah di Nagari Kumango Perspektif Fiqih Muamalah

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Hukum Ekonomi Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Fikhil Hadi, Nim 1930202019, Judul Skipsi “Dinamika Kepemilikan Dalam Jual Beli Tanah di Nagari Kumango Perspektif Fiqih Muamalah”. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi pokok permasyalahan dalam penelitian ini adalah kasus jual beli tanah yang terjadi di nagari kumango, Bagaimana status kepemilikan tanah oleh pihak Asnimar atas tanah yang telah di perjual belikan dan bagaiman perspektif fiqih muamalah terhadap kasus jual beli tanah yang di lakukan Muhammad Nasir dan Asnimar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sifat penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif,. Sumber data primer yang peneliti peroleh adalah dengan secara langsung peneliti turun ke lapangan mewawancarai: orang yang bersangkutan yaitu Muhammad Nasir dan anggota keluarga Asnimar, dan beberapa orang saksi, niniak mamak yang mengetahui kejadian tersebut, hingga masyarakat yang pernah besengketa tanah. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini adalah data yang penulis rangkung setelah penulis melakukan berbagai wawancara kepada masyarakat setempat yang bertempat timggal di nagari kumango yang mengetahui kejadian jual beli tersebut dan sertivikat jual beli tanah yang peneliti dapatkan dari Muhammad Nasir. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis berdasarkan hukum fiqih muamalah, peneliti menyimpulkan dalam perpektif fiqih muamalah bahwa kepemilikan tanah yang dimiliki oleh Asnimar tidak jelas, meskipun kepemilikan tanah tersebut dibuktikan dengan adanya sertifikat kepemilikan tanah. Akan tetapi kepemilikan tanah tersebut bermasyalah, karena tanah tersebut di klaim oleh keluarga Asnimar sebagai tanah adat kaum suku mandahiliang. Berdasarkan analisis peneliti menyimpulkan bahwa akad jual beli tanah di nagari kumango tersebut menjadi batal dan menjadi jual beli ghahar dalam pandangan fiqih muamalah, dikarenkan akad jual beli tersebut tidak sesuai dengan aturan rukun dan syarat. Dalam pelaksanaan akad jual beli tanah yang sah, harus memehuhi hukum dan syarat yang telah di tentukan, baik dari sisi penjual maupun dari sisi penjual yang di iringi dengan syarat-syarat tertentu maupun dari segi kepemilikan tanah.

Kata kunci

Jual Beli, Tanah, Perspektif fiqih muamalah

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Dinamika Kepemilikan dalam jual Beli Tanah di Nagari Kumango Perspektif Fiqih Muamalah2025 · oai:ais:skripsi:9954

Publikasi terkait