Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Pemahaman Masyarakat Jorong Dusun Tuo Terhadap Bencana Alam Galodo : Analisis Kontekstual Atas Surat Al-Hadid Ayat 22 dan Surat Ar-rum Ayat 41

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Alqur'an Dan Tafsir•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Olivia Ratu Fanisha, NIM 2130301030, PEMAHAMAN MASYARAKAT JORONG DUSUN TUO TERHADAP BENCANA ALAM GALODO: ANALISIS KONTEKSTUAL ATAS SURAT AL-HADID AYAT 22 DAN SURAT AR-RUM AYAT 41, Skripsi, Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Batusangkar, 2025, 143 Halaman. Latar belakang penelitian ini berfokus pada dampak bencana alam yang sering melanda Indonesia, terutama banjir bandang (galodo), yang dipicu oleh faktor alam dan perilaku manusia terhadap kerusakan lingkungan. Masyarakat Jorong Dusun Tuo, sebagai salah satu daerah yang terdampak, memandang bencana sebagai takdir Allah sekaligus akibat perbuatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman masyarakat Jorong Dusun Tuo mengenai bencana alam galodo (tanah longsor) dan menghubungkannya dengan ajaran agama Islam yang terdapat dalam Surat Al-Hadid ayat 22 dan Surat Ar-Rum ayat 41. Fokus utama penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis penafsiran Surat Al-Hadid ayat 22 dan Surat Ar-Rum ayat 41 dalam konteks bencana, (2) memahami resepsi masyarakat Jorong Dusun Tuo terhadap penyebab dan dampak bencana galodo, serta (3) mengeksplorasi relevansi ajaran Al-Qur'an dalam pemahaman masyarakat terhadap bencana tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data primer terdiri dari korban bencana galodo, pemuka agama, tokoh masyarakat, serta anggota masyarakat yang terlibat dalam upaya pemulihan pasca-bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Jorong Dusun Tuo memaknai bencana galodo sebagai ujian dan peringatan dari Tuhan. (1) Mereka memahami bahwa bencana ini merupakan bagian dari takdir yang telah ditentukan oleh Allah, sebagaimana dinyatakan dalam Surat Al-Hadid ayat 22. (2) Mereka juga mengaitkan kerusakan yang terjadi dengan faktor alam dan dosa yang diperbuat manusia, seperti merusak lingkungan, perbuatan zina, meninggalkan ibadah, dan menjauh dari Tuhan, yang sesuai dengan pesan dalam Surat Ar-Rum ayat 41. (3) Pemahaman ini mengandung makna penting sebagai refleksi diri, kesabaran, dan peningkatan ketakwaan dalam menghadapi ujian hidup, serta sebagai pengingat untuk menjaga lingkungan. Kata Kunci: Pemahaman Masyarakat, Bencana Alam Galodo, Surat Al-Hadid Ayat 22, Surat Ar-Rum Ayat 41, Takdir, Analisis Kontekstual

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pemahaman Masyarakat Jorong Dusun Tuo Terhadap Bencana Alam Galodo : Analisis Kontekstual Atas Surat Al-Hadid Ayat 22 dan Surat Ar-rum Ayat 412025 · oai:ais:skripsi:9761