Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

STUDI LIVING QUR'AN TRADISI YASINAN MASYARAKAT NAGARI TAEH BARUAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Alqur'an Dan Tafsir•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Muhammad Iqbal Ash-Shiddieqy, NIM 1930301028 (2020). Judul Skripsi: “Tradisi Yasinan Masyarakat Nagari Taeh Baruah Kabupaten Lima Puluh Kota Studi Living Qur`an”. Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adan dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Studi ini didasarkan pada kebiasaan masyarakar di Nagari Taeh Baruah dalam membaca Yasin. Praktik ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial dalam komunitas. Penelitian ini berfokus pada tiga pembahasan (1). Bagaimana sejarah tradisi Yasinan dalam kelomok Yasin di masyarakat Nagari Taeh Baruah Kabupaten Lima Puluh Kota (2) Bagaimana proses pelaksanaan tradisi Yasinan dalam kelompok Yasin Nagari Taeh Baruah Kabupaten Lima Puluh Kota (3) Apa saja faedah yang di rasakan dalam pembacaan yasinan Nagari Taeh Baru Kabupaten Lima Puluh kota Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (fild research), serta studi Living Quràn yaitu kajian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial yang terkait dengan kehadiran al-qur`an di tengah komunitas umat muslim. Pendekatan yang penulis pakai dalam penelitian ini ada dua yaitu: pendekatan fenomenologi dan pendekatan sosial keagamaan sedangkan teknik pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Adapun sumber data utama penelitian ini adalah pengurus dan beberapa anggota kelompok Yasinan Nagari Taeh Baruah Kabupaten lima Puluh Kota Hasil penelitian di lapangan tentang tradisi Yasinan dalam kelompok Yasin Nagari Taeh Baruah Kabupaten Lima Puluh Kota menunjukkan bahwa: Kelompok ini membaca Yasin secara berurutan yang telah diwariskan dari guru mereka, dimulai dengan membaca Surah Al-Fatihah, membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah [2]: 255), membaca Surah Al-Ikhlash [112], Al-Falaq [113], dan An-Naas [114], Kemudian Surah Yasin serta ditutup dengan doa. Dalam kelompok Yasinan Nagari Taeh Baruah, waktu pelaksanaan Yasinan biasanya dilakukan pada malam hari karena waktunya lebih panjang, sehingga lebih nyaman untuk membacanya dengan khusyuk. Tradisi Yasinan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Nagari Taeh Baruah, baik secara sosial maupun spiritual. Dari segi sosial, Yasinan mempererat hubungan antarwarga, menumbuhkan rasa solidaritas, serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong. Selain itu, tradisi ini juga menjadi sarana kepedulian sosial, terutama ketika dilaksanakan pada saat musibah, seperti kematian, di mana masyarakat datang untuk memberikan dukungan moral dan materi kepada keluarga yang berduka. Dari segi spiritual, Yasinan memberikan ketenangan jiwa, meningkatkan keimanan, serta memperkuat hubungan masyarakat dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Melalui kegiatan ini, masyarakat semakin mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Kata kunci

Kata Kunci: Living Qur`an, Tradisi Yasinan, Nagari Taeh Baruah,

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1STUDI LIVING QUR'AN TRADISI YASINAN MASYARAKAT NAGARI TAEH BARUAH KABUPATEN LIMA PULUH KOTA2025 · oai:ais:skripsi:9758

Publikasi terkait